Hal-Hal Mengenai Islam

Hanya menyebutkan lima pilar sesungguhnya adalah informasi yang keliru, karena Islam didasarkan pada 6 elemen sebagaimana yang dikatakan Muhammad sendiri dalam hadith berikut ini (Sahih Bukhari Vol. I, h. 13) :

“Aku telah diperintahkan oleh Allah untuk memerangi untuk membunuh (melakukan jihad) semua orang hingga mereka mengatakan tidak ada Tuhan selain Allah dan bahwa Muhammad adalah utusan-Nya, dan agar mereka mendirikan sholat dan membayar zakat (uang). Jika mereka melakukannya, darah dan harta mereka (kehormatan mereka) aman dariku”.

 

 

The Deception of Allah (Vol.1)

Oleh: Christian Prince

 

Sebagai permulaan saya telah memberikan beberapa informasi yang bermanfaat mengenai latar-belakang Muhammad. Sekarang marilah kita memperhatikan beberapa hal mengenai Islam.

Menurut orang Muslim apakah yang terpenting berkenaan dengan Islam? Mereka akan mengatakan:

Lima pilar Islam adalah fondasi kehidupan orang Muslim:

1. Iman atau kepercayaan kepada keesaan Allah dan finalitas kenabian Muhammad.

2. Mendirikan sholat.

3. Membayar zakat (sejumlah uang sebagai amal).

4. Penyucian diri melalui berpuasa.

5. Ibadah haji ke Mekkah bagi mereka yang mampu.

Namun demikian, yang berikut ini adalah dasar pendirian Islam sebagai satu keseluruhan; bukan pilar-pilar tersebut di atas. Hanya menyebutkan lima sesungguhnya adalah informasi yang keliru, karena Islam didasarkan pada 6 elemen sebagaimana yang dikatakan Muhammad sendiri dalam hadith berikut ini (Sahih Bukhari Vol. I, h. 13) :

“Aku telah diperintahkan oleh Allah untuk memerangi untuk membunuh (melakukan jihad) semua orang hingga mereka mengatakan tidak ada Tuhan selain Allah dan bahwa Muhammad adalah utusan-Nya, dan agar mereka mendirikan sholat dan membayar zakat (uang). Jika mereka melakukannya, darah dan harta mereka (kehormatan mereka) aman dariku”.

Bila kita memperhatikan Hadith ini, kita mengetahui apa yang diinginkan Muhammad dan Islam dari umat manusia. Oleh karena itu, inilah …

KONSTITUSI ISLAM:

1. Muhammad berkewajiban untuk berperang dan memaksa orang untuk bertobat, atau membunuh mereka,

2. Hingga mereka memeluk Islam

3. Hingga mereka mengatakan bahwa tiada Tuhan selain Allah

4. Dan bahwa Muhammad adalah utusan-Nya.

5. Lalu anda harus berdoa kepada Allah, atau Muhammad akan membunuh anda (jika anda tidak sholat maka Muhammad akan membunuh anda),

6. Dan hanya dengan demikian uang dan darah anda aman dari Muhammad dan pasukannya.

 

Marilah kita melihatnya dengan cara lain. Bagaimana jika saya tidak memeluk Islam?

Orang Muslim harus memerangi anda. Muhammad sudah meninggal, tetapi mereka belum, dan sudah menjadi kewajiban setiap orang Muslim untuk meneladani nabi mereka dan berjihad.

Quran 9:14 mengatakan, “Perangilah mereka (dengan pedang), niscaya Allah akan menyiksa mereka dengan (perantaraan) tanganmu, dan Dia akan menghina mereka dan menolongmu (dengan kemenangan) atas mereka, serta melegakan hati orang-orang yang beriman”.

  • Orang Muslim berhak membunuh anda.
  • Mereka berhak memperbudak kaum wanita dan anak-anak anda, dan memperkosa mereka (ini adalah hak kepemilikan properti).
  • Mereka akan menguasai tanah anda melalui pemerintahan Islam. Sukacita terbesar mreka adalah mempraktikkan hukum Islam, memenggal kepala, merajam sampai mati, memeotong tangan, dan mendoakan kematian orang kafir.

Semua ini adalah perintah secara umum, namun ada pula perintah-perintah khusus yang diberikan Muhammad untuk meningkatkan pendapatan tanpa ia harus mengeluarkan biaya sepeserpun.

  • Orang Kristen dan orang Yahudi harus membayar Jizya agar tetap hidup, jika mereka menolak untuk memeluk Islam.

Sebagaimana biasanya, orang Muslim berdusta pada anda dengan mengatakan bahwa di negara manapun anda harus membayar pajak. Jizya itu PAJAK? Ini benar-benar kebohongan!

Bagaimana anda dapat mengambil tanah mereka (orang Kristen) lalu menyuruh mereka memberi uang pada anda? Sebagai contoh, jika Amerika adalah negara Islam, para prajurit Amerika harus memungut Jizya dari semua orang Irak, atau mereka harus dibunuh! Alasan untuk Jizya, sebagaimana yang diklaim orang Muslim, adalah anda membayar uang perlindungan. Perlindungan dari siapa? Dari orang Muslim! Seperti yang telah saya katakan, Islam adalah gerombolan penjahat (seperti mafia). Jika anda tidak menjadi salah-satu dari mereka, anda harus membayar mereka, atau anda mati. Quran mengatakan hal ini pada kita mengenai Jizya: 

Sura 9:29 dalam Quran mengatakan dengan sangat jelas bahwa kita harus membayarnya dalam keadaan dipermalukan, dihina dan dilecehkan. Apakah orang Muslim membayar pajak di Amerika dalam keadaan dipermalukan, dihina dan dilecehkan?

Kata “Jizya” dalam Bahasa Arab berarti penghukuman dan penalti. Mengapa pajak bagi orang Muslim tidak memiliki nama yang sama? Mereka membayar zakat, bukan Jizya. Jika ini soal perpajakan, maka pajak adalah pajak! Apakah ini semacam diskriminasi penalti? Sesungguhnya iya. Berdasarkan penafsiran Ibn Kathir terhadap Sura 9:29, saya minta anda terus membaca tautan berikut ini: www.qtafsir.com

Anda akan melihat betapa buruknya keyakinan ini. Islam didasarkan pada menindas bangsa-bangsa lain dan menghina semua orang yang bukan Muslim. Saya akan mengutip dari terjemahan Muslim:

“Membayar Jizya adalah tanda kafir (tidak beriman) dan kehinaan”.

Ini bukan perkataan saya. Anda akan melihat bagaimana Muhammad bahkan memerintahkan orang Muslim untuk menghina orang Kristen atau orang Yahudi, bukan karena melakukan kejahatan, melainkan semata-mata hanya karena menolak memeluk Islam. Ia bahkan berkata (Tafsir Ibn Kathir, penafsiran terhadap Sura 9) sebagai berikut:

“Jangan mendekati dengan mengucapkan ucapan damai (salam) kepada orang Yahudi dan orang Kristen, dan jika kamu bertemu dengan siapapun dari mereka di jalan, paksalah mereka ke jalan yang paling sempit. (paksa mereka untuk berjalan di got) … “

Di masa lampau, got adalah saluran sempit di sisi jalan. Orang Kristen dan orang Muslim tidak boleh berjalan di jalan yang sama pada waktu yang bersamaan. Kita mendengar orang Muslim berusaha membodohi orang Afrika-Amerika dengan berkata kepada mereka, “Lihat apa yang dilakukan orang kulit putih kepada kalian!” Sedangkan faktanya adalah orang Afrika-Amerika dijual kepada orang-orang Eropa oleh orang-orang Muslim Arab di Afrika Utara.

Memenggal tawanan non Muslim

Quran 8:67

“Tidak patut bagi seorang nabi mempunyai tawanan, sebelum ia dapat melumpuhkan musuhnya di muka bumi. Kamu menghendaki harta benda duniawi, sedangkan Allah menghendaki (pahala) akhirat (untukmu). Dan Allah Maha perkasa lagi maha bijaksana”.  

Tentu kita ingat kekejaman di penjara Abu Ghraib di Baghdad dan bagaimana dunia menjadi sangat marah, tetapi kita tidak melihat adanya kemarahan terhadap pemenggalan yang dilakukan orang Muslim terhadap para tawanan mereka, yang mencakup orang-orang sipil, kaum wanita, para dokter dan anak-anak, sebagai tambahan pemenggalan terhadap para prajurit.

Untuk alasan itu, Muhammad memperjelas agar membunuh mereka semua, dan sebagaimana biasanya ia merancangkannya sebagai kehendak Allah, bukan kehendaknya, seperti yang kita lihat dalam Quran 6:44-45 sebagai berikut: 

“Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kami pun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka; sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, maka ketika itu mereka terdiam berputus asa. Maka orang-orang yang zalim itu dimusnahkan sampai ke akar-akarnya. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam”.

 

Namun demikian, Muhammad sangat lemah jika berurusan dengan uang. Ia lebih suka mempunyai tawanan yang masih hidup, jika mereka kaya, ia dapat meminta uang tebusan yang sangat besar dari kerabat manapun yang tidak terjangkau olehnya, yang belum ia bunuh; atau jika mereka dapat mengajari pasukannya keahlian-keahlian khusus, seperti membaca dan menulis. 

Quran 47:3-4 berbunyi:

“Yang demikian adalah karena sesungguhnya orang-orang kafir mengikuti yang batil dan sesungguhnya orang-orang yang beriman mengikuti yang haq dari Tuhan mereka. Demikianlah Allah membuat untuk manusia perbandingan-perbandingan bagi mereka. Apabila kamu bertemu dengan orang-orang kafir (di medan perang) maka pancunglah batang leher mereka. Sehingga apabila kamu telah mengalahkan mereka maka tawanlah mereka sesudah itu kamu boleh membebaskan mereka atau menerima tebusan sampai perang berhenti. Demikianlah, apabila Allah menghendaki niscaya Allah akan membinasakan mereka tetapi Allah hendak menguji sebagian kamu dengan sebagian yang lain. Dan orang-orang yang gugur pada jalan Allah, Allah tidak akan menyia-nyiakan amal mereka”.

Tetapi, setelah itu kita melihat Allah kembali berubah pikiran. Ia tidak suka mempunyai tawanan, Ia ingin mereka dibunuh. Di atas semua itu, Ia menuduh mereka yang ingin mempunyai tawanan. Mereka tidak menaati perintah Allah, karena mereka ingin menjadi kaya (yang dimaksud Allah adalah Muhammad). Lalu mengapa Quran 47:4 menganjurkan orang Muslim untuk meminta tebusan?

Quran 8:67 berbunyi:

“Tidak patut bagi seorang nabi mempunyai tawanan sebelum ia dapat melumpuhkan musuhnya di muka bumi. Kamu menghendaki harta benda duniawiyah sedangkan Allah menghendaki (pahala) akhirat (untukmu). Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana”.

Perhatikan disini bagaimana Allah sama seperti mainan di tangan Muhammad. Jika Muhammad memerlukan uang, ia membuat pasal untuk menerima tebusan. Jika tidak ada lagi uang di tangan musuhnya, ia membuat pasal yang mengatakan mengambil tebusan adalah dosa!

Sesungguhnya, ia perlu memastikan bahwa kelak tidak ada seorangpun yang mengatakan bahwa ia adalah seorang nabi palsu. Dengan mengambil semua uang mereka, maka mereka tidak punya uang atau keluarga yang dapat membayar tebusan! Untuk apa ia membiarkan mereka hidup?

Selama kita membaca tentang Islam, kita harus senantiasa ingat bahwa Islam adalah sebuah partai politik dan pemerintahan, bukan hanya agama, yang berdasarkan rasisme dan kebencian terhadap semua orang yang tidak ingin berpartisipasi sebagai orang Muslim, budak, atau sebagai orang yang tunduk kepada sistem, orang yang tidak menjadi bagian dari Islam. Orang semacam itu tidak dapat memperoleh perlindungan apapun, atau hak politik, atau keuntungan sosial bila ia memilih untuk tidak menjadi Muslim. Di mata orang Muslim, Allah dan Islam, orang itu dianggap memilih menjadi penjahat dan najis.

Jika orang Muslim mengambil alih Amerika – lalu apa?

Bagaimana orang Muslim memperlakukan anda bergantung pada siapa anda.

  • Jika anda seorang ateis, Hindu, Budha atau agama apapun selain Kristen dan Yahudi, maka anda akan dibunuh. Jika seorang Muslim memilih untuk tidak memperbudak kaum wanita dan anak-anak anda sebagai mainan seks, maka mereka juga akan dibunuh.
  • Orang Kristen harus membayar Jizyah. Sebagai tambahan unutk itu, mereka harus menaati perintah-perintah berikut ini, yang disebut “Pakta ‘Umar (Omar)”:

Pakta Omar

Berdasarkan Kitab Jalal Al-Deen Al-Soueuty Hadith 30999, Kitab Ahkam Ahel Al Zimmad (dimma) v2/661, Kitab Al-Sunan Al-Kubra Hadith 19186, Kitab Al Jawab al Al-Sahih Liman badal Deen Al-Maseeh.

Ketika orang Muslim menyerang Suriah (pada waktu itu Israel, Yordania, dan beberapa bagian dari wilayah Irak masa kini), mereka mulai memaksakan persyaratan mereka kepada orang-orang Kristen yang miskin. Pakta Omar muncul, sebagaimana yang diklaim orang Muslim, sebagai persyaratan yang “paling adil yang dapat anda bayangkan”. Mereka bahkan menyebut Khalifah Omar sebagai “Yang Adil”.

Inilah pakta yang disepakati orang Kristen (tanpa pilihan lain) hanya untuk tetap hidup:

‘Abd Al-Rahman Ibn Gnanam, aku menulis surat ini kepada Khalifah ‘Omar Ibn Al-Khattab, kepada orang Kristen di Ash-Sham (Suriah). Demi nama Allah Yang Maha Pemurah dan Maha Penyayang. Ini adalah surat kepada hamba Allah ‘Omar Khalifah orang-orang beriman, dari Nassarah (orang-orang Kristen) di Ash-Sham (kota-kota Suriah). Engkau menyerang kami dan kami meminta keselamatan dan keamanan bagi kaum dan harta benda kami, dan kami memikul kewajiban-kewajiban berikut ini kepadamu:

  • Kami setuju untuk tidak membangun, di kota-kota kami atau di sekitarnya, biara-biara Kristen yang baru, atau gereja-gereja, bangunan-bangunan Kristen, atau rumah-rumah biarawan, juga kami tidak akan memperbaiki, pada siang hari maupun malam hari, jika bangunan-bangunan tersebut rubuh atau berada di tanah yang kini dimiliki orang Muslim (orang Muslim kini menguasai seluruh negara ini, jadi anda berada di tanah mereka).
  • Kami setuju untuk memberi tempat bernaung bagi orang Muslim yang memilih untuk berada di rumah kami, dan kami akan memberi mereka makanan gratis dan tempat bernaung bagi orang Muslim yang mampir selama tiga hari.
  • Kami setuju tidak mengijinkan mata-mata memiliki tempat berlindung di gereja-gereja kami, atau di rumah-rumah kami, atau menyembunyikannya dari orang Muslim.
  • Kami setuju tidak mengajarkan Quran kepada anak-anak kami.
  • Kami setuju tidak menunjukkan agama kami secara umum atau berusaha untuk mentobatkan siapapun (kepada agama kami).
  • Kami tidak akan mencegah siapapun dari kaum kami untuk memeluk Islam jika mereka menghendakinya.
  • Kami setuju membayar dan menunjukkan respek kepada orang Muslim, dan kami tidak akan bangun dan berdiri dari tempat duduk kami ketika mereka ingin agar kami duduk (jika seorang Muslim masuk ke suatu tempat maka anda harus berdiri dan menyerahkan kursi anda kepadanya, jika tidak maka anda akan mati).
  • Kami setuju tidak berusaha menyerupai atau menyamakan diri dengan orang Muslim dalam hal berpakaian, turban, alas kaki, atau membelah rambut.
  • Kami tidak akan berbicara seperti mereka, juga tidak akan mengadopsi nama depan atau nama belakang mereka.
  • Kami tidak akan memasang sadel, juga tidak akan membawa pedang, juga tidak akan memiliki atau membawa senjata apapun.
  • Kami setuju tidak mengukir simbol-simbol Arab pada meterai kami.
  • Kami setuju untuk tidak menjual anggur (minuman).
  • Kami setuju untuk mencukur rambut di bagian depan kepala kami.
  • Kami setuju untuk selalu mengenakan jenis pakaian yang sama, kami semua, dan kami akan mengikat ikat pinggang aib di pinggang kami.
  • Kami setuju untuk tidak menunjukkan atau mengekspos salib atau buku-buku kami.
  • Kami setuju untuk tidak membiarkan para pembeli atau penjual kami di jalan-jalan atau di pasar-pasar di hadapan orang Muslim.
  • Kami setuju untuk hanya membunyikan lonceng-lonceng gereja di gereja-gereja kami dengan sangat lembut. Kami tidak akan mengangkat suara kami di pemakaman atau di hadapan orang Muslim.
  • Kami setuju untuk tidak memperlihatkan api (sebagai penerangan) di jalan-jalan orang Muslim, atau di pasar-pasar mereka.
  • Kami tidak akan menguburkan jasad-jasad orang Kristen di dekat kubur seorang Muslim.
  • Kami setuju untuk tidak mengambil budak yang telah dipilih orang Muslim atau yang telah diserahkan kepada orang Muslim.
  • Kami setuju untuk tidak mendirikan bangunan-bangunan yang tinggi yang mengekspos rumah-rumah orang Muslim.

Dan ketika aku membawa surat ini kepada ‘Omar, ia menambahkan:

  • Kami tidak akan menyerang seorang Muslim.
  • Kami menerima persyaratan-persyaratan ini kepada diri kami dan bagi umat, dan dan jika kami tidak menaati salah- satu dari persyaratan ini, kami akan menerima akibat dari ketidaktaatan sebagai kaum yang memberontak.

Inilah akhir dari Pakta ‘Omar.

Ketika orang Muslim membaca kalimat-kalimat ini, mereka merasakan sukacita masa lampau saat orang Muslim menaklukkan sebagian besar Afrika, sebagian besar Asia, dan sebagian Eropa. Mimpi setiap orang Muslim adalah suatu hari nanti ia dapat menerapkan Pakta ‘Omar pada anda, keluarga dan negara anda. Hari dimana orang Muslim berkuasa, tidak sedetik pun mereka ragu untuk melakukannya, karena itu adalah perintah Allah dan dan itu adalah cara termudah termudah untuk menjadi kaya. Orang Muslim pada masa itu, bahkan yang gelandangan, hidup seperti raja. Mereka mendapat uang gratis, rumah, perempuan, seks, bahkan istri anda! Apa yang dapat anda lakukan? Tidak ada! Anda harus menerimanya atau mati.

Sekalipun anda adalah seorang pangeran dan seorang Muslim masuk ke rumah anda, sekalipun ia tidak memiliki status sosial, anda harus berdiri dan memberi kursi anda padanya, tempat tidur anda, makanan dan perempuan anda selama tiga hari tiga malam. Sebelum berakhir tiga malam, seorang Muslim lainnya bisa saja datang! Rumah anda akan menjadi hotel mucikari gratis bagi setiap Muslim.

Seorang Muslim dapat memukuli anda, tetapi anda tidak boleh membalas. Berhati-hatilah, karena jika tidak maka anda akan melanggar perjanjian tersebut! Anda harus mencukur rambut di bagian depan kepala anda sebagai penghinaan, supaya anda terlihat sebagai orang tolol.

Jika seorang Muslim mengolok Alkitab anda, anda tidak berhak menyanggahnya, atau anda akan dituduh berusaha mentobatkan seorang Muslim. Hukumannya adalah mati.

Saya mengenal seorang Muslim dan ia seorang yang sangat ramah, dan ia temanku!

Ini adalah sesuatu yang selalu anda dengar di negara-negara Barat. Kebanyakan orang yang mengatakan hal itu berusaha untuk membuktikan bahwa saya salah!

Pertama-tama, saya berbicara mengenai Islam, bukan orang Muslim. Kata “Muslim” tidak berarti apa-apa jika yang bersangkutan tidak mempraktikkan Islam. Mungkin ia tidak memainkan permainan tipu daya seperti mereka yang melakukan kekejaman tragedi 9/11. Mereka pergi ke kelab malam dan mabuk! Mengapa? Untuk menipu FBI seandainya mereka sedang diawasi.

Anda harus tahu bahwa Quran mengatakan orang Muslim tidak diperbolehkan untuk bersahabat dengan kita atau menjadikan kita sebagai pelindung mereka, seperti yang dikatakan Quran 5:51 sebagai berikut:

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu); sebagian mereka adalah pemimpin bagi sebagian yang lain. Barangsiapa di antara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka (yang berarti ia keluar dari Islam, dan ia akan dihukum mati)”.

Lihat terjemahan Yusuf Ali terhadap Quran 5:51

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi sahabat dan pemimpin-pemimpin(mu); sebagian mereka adalah sahabat dan pemimpin bagi sebagian yang lain. Barangsiapa di antara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim”.

Di samping itu, seorang Muslim dapat berkata kepada anda bahwa ini adalah perihal tidak bersahabat dengan orang-orang yang sedang berperang dengan mereka! Jika kalian berdua sedang berperang, untuk apa orang itu menjadikanmu sahabat?

Faktanya adalah, ya, “janganlah mengambil (sebagai sahabat) siapapun yang sedang kita perangi” mencakup semua orang Kristen dan Yahudi, karena Islam membagi seluruh dunia mejadi dua bagian: Rumah Damai dan Rumah Perang. Bahkan ada orang-orang yang berusaha membodohi Barat dengan apa yang disebut sebagai “Islam yang damai”, seperti Sheik Yusuf Al-Qaradawi. Ia mengatakan dalam surat kabar Al-Sharq Al-Awsat di London pada 19 Juli 2003 bahwa, “Sudah diputuskan oleh Hukum Islam bahwa darah dan property orang-orang Dar Al-Harb (Rumah Perang – negri manapun yang tidak tunduk kepada Allah), dimana orang Muslim berperang, tidak usah dilindungi”.

Ini adalah orang yang berupaya keras memberikan penampakan yang lebih baik kepada dunia Barat, tetapi ia setuju semua yang tidak tunduk kepada Islam harus dibunuh. Ia mendasarkan hal ini pada perkataan nabinya (Sahih Al Bukhari, Kitab 8, Hadith 387) sebagai berikut:

“Aku telah diperintahkan untuk berperang (berperang untuk membunuh) semua orang hingga waktu mereka berkata: ‘Tidak ada yang lain yang disembah selain Allah’. Dan jika mereka berkata demikian, dan bersembahyang seperti kami bersembahyang, menghadap kiblat kami (arah ke Mekkah) dan membantai seperti kami membantai, barulah darah dan harta benda mereka akan dilindungi dariku … “

Menurut saya ini adalah perkataan Muhammad yang sangat jelas, pindah agama atau mati. Ini membawa kita untuk memperhatikan kata “Islam”, dan orang Muslim mengklaim bahwa kata itu berarti damai!


0 comments Add a Comment
No comments yet
↑ Back to Top

Fatal error: Uncaught Error: Call to undefined method Error::shutdown_handler() in /var/www/html/bacabacaquran.com/fuel/core/bootstrap.php:36 Stack trace: #0 [internal function]: {closure}() #1 {main} thrown in /var/www/html/bacabacaquran.com/fuel/core/bootstrap.php on line 36